SOPPENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng bersama Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia Kabupaten Soppeng menggelar Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Soppeng Tahun 1447 H/2026 M di Gedung Serbaguna La Patau, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan ibadah haji yang inklusif serta berorientasi pada kenyamanan dan keselamatan seluruh jemaah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Soppeng, Dr. H. Musriadi, MH., melaporkan bahwa jumlah calon jemaah haji tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Dari sebelumnya sekitar 237 orang, kini meningkat menjadi 954 calon jemaah haji. Jumlah kelompok terbang (kloter) pun bertambah dari tiga menjadi empat kloter.
“Ini merupakan kesyukuran bagi kita semua. Terjadi peningkatan yang sangat signifikan tahun ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Soppeng atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ibadah haji, termasuk penyediaan armada bus guna mendukung kelancaran proses pemberangkatan jemaah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Soppeng, H. Afdal, MM., menjelaskan bahwa meskipun secara kelembagaan Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah telah dipisahkan berdasarkan regulasi, sinergi dan koordinasi tetap berjalan harmonis.
“Hubungan emosional dan koordinasi tetap terjalin dengan baik. Akselerasi pelayanan justru berjalan lebih cepat melalui kolaborasi dan konsolidasi,” jelasnya.
Melalui manasik haji terintegrasi ini, Pemkab Soppeng berharap seluruh calon jemaah haji dapat memahami secara menyeluruh tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari persiapan, pelaksanaan di Tanah Suci, hingga kembali ke tanah air. Dengan pembekalan yang matang, diharapkan jemaah dapat menjalankan ibadah secara mandiri, tertib, dan khusyuk sesuai tuntunan syariat.

Komentar0