WAJO – Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2027 yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (20/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Baso Rahmanuddin hadir didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Wajo, Muhammad Ilyas.
Musrenbang tematik yang mengusung tema “Transformasi Penanggulangan Kemiskinan yang Terintegrasi, Inklusif, dan Berkeadilan” itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman.
Wakil Bupati yang akrab disapa DBR tersebut menyampaikan bahwa Musrenbang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat miskin dan rentan. Selain itu, forum ini dinilai strategis dalam menyatukan langkah serta memperkuat sinergi lintas sektor guna menanggulangi kemiskinan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa target nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sejalan dengan upaya daerah, khususnya dalam percepatan penurunan angka kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui intervensi terpadu berbasis data.
“Pemerintah daerah perlu mengarahkan kebijakan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas ekonomi masyarakat, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah,” ujar Baso.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik pada 22 September 2025, Kabupaten Wajo termasuk dalam lima daerah dengan tingkat kemiskinan terendah.
Pemerintah Kabupaten Wajo, lanjutnya, tetap berkomitmen untuk terus menurunkan angka kemiskinan melalui berbagai program yang telah dirancang. Upaya tersebut mencakup penguatan integrasi perlindungan sosial serta peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk dukungan terhadap pelaku UMKM.
“Semuanya perlu diidentifikasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab dan faktor kemiskinan. Karena itu, kami terus memperkuat program yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, berharap Musrenbang tematik ini mampu menghasilkan rumusan kebijakan yang lebih berkualitas dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan.
Laporan: A. Samsu Alam

Komentar0