GUr7GfroTUr9GpzlGfr5GUAiGY==

Bangun Karakter Religius, Guru PAI SMP Negeri 6 Lilirilau Komitmen Hidupkan Budaya Salat di Sekolah


BK. LILIRILAU SOPPENG —
Mewujudkan sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam karakter, membutuhkan komitmen dan keteladanan dari seluruh warga sekolah. Hal inilah yang terus didorong di SMP Negeri 6 Lilirilau, Kabupaten Soppeng.


Berpegang pada visi sekolah, “Berkarakter, Berprestasi dan Cinta Lingkungan”, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Negeri 6 Lilirilau, Suliadi, S.Pd.I., menunjukkan komitmennya untuk memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.


Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah pelaksanaan Salat Dhuha, Salat Zuhur berjamaah, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Kegiatan ini diarahkan tidak sekadar sebagai rutinitas ibadah, tetapi sebagai sarana membangun karakter dan akhlak peserta didik.


Suliadi menilai bahwa pendidikan karakter akan lebih efektif apabila dilakukan melalui pembiasaan yang konsisten dan keteladanan.


«“Karakter tidak cukup hanya diajarkan, tetapi harus dibiasakan dan dicontohkan. Melalui kegiatan Salat Dhuha, Salat Zuhur berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya, kami ingin menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan dan akhlak mulia kepada peserta didik,” ungkap Suliadi.»


Membangun Karakter dari Kebiasaan


Menurutnya, kegiatan keagamaan di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk sikap peserta didik. Ketika ibadah dilakukan secara teratur, diharapkan tumbuh kesadaran untuk disiplin terhadap waktu, menghargai sesama, menjaga sikap, serta bertanggung jawab terhadap kewajiban masing-masing.


Pembiasaan tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang religius, nyaman dan kondusif.


Bagi SMP Negeri 6 Lilirilau, pendidikan bukan hanya tentang pencapaian nilai akademik. Peserta didik juga perlu dibekali dengan karakter yang kuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.


Karena itu, nilai-nilai seperti keimanan, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, gotong royong dan saling menghargai terus didorong untuk tumbuh dalam kehidupan sekolah.


Visi Sekolah dalam Aksi Nyata


Komitmen Suliadi tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam menerjemahkan visi SMP Negeri 6 Lilirilau ke dalam kegiatan nyata.


Kata “Berkarakter” diwujudkan melalui pembiasaan positif dan kegiatan keagamaan. Sementara “Berprestasi” terus didorong melalui proses pembelajaran dan pengembangan potensi peserta didik. Adapun “Cinta Lingkungan” dibangun melalui kepedulian dan keterlibatan warga sekolah dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sekolah.


Ketiga unsur tersebut diharapkan dapat berjalan secara seimbang sehingga menghasilkan peserta didik yang memiliki akhlak baik, berprestasi, mandiri, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.


Langkah yang dilakukan Guru PAI SMP Negeri 6 Lilirilau ini sekaligus menunjukkan bahwa implementasi visi sekolah dapat dimulai dari hal-hal sederhana, dilakukan secara konsisten, dan melibatkan keteladanan seluruh pendidik.


Dengan semangat tersebut, SMP Negeri 6 Lilirilau terus berupaya menjadikan sekolah sebagai ruang tumbuh bagi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat, berakhlak mulia, berprestasi dan peduli terhadap lingkungan.


Visi bukan sekadar tulisan di dinding sekolah. Visi menjadi bermakna ketika diwujudkan dalam kebiasaan, keteladanan dan tindakan nyata setiap hari.

Komentar0

Type above and press Enter to search.