GUr7GfroTUr9GpzlGfr5GUAiGY==

Supriansa Sentil Dinamika Politik: Tak Perlu Menjatuhkan untuk Naik, Semua Ada Waktunya


BIDIKKASUS.ID
, SULAWESI SELATAN —
Dinamika politik selalu menyisakan beragam cerita, mulai dari persaingan, perbedaan pandangan, hingga perebutan pengaruh. Namun, di tengah situasi tersebut, sebuah pesan tentang etika dan kedewasaan dalam berpolitik disampaikan Dr. Supriansa, S.H., M.H., melalui akun Facebook miliknya.

Dalam unggahannya yang dikutip media online BIDIKKASUS.ID, Supriansa menyampaikan pandangan bahwa politik merupakan ruang yang dinamis dan tidak seharusnya dijadikan alasan untuk menjatuhkan orang lain demi meraih posisi atau kekuasaan.


"Politik itu lentur tak perlu menjatuhkan untuk naik. Karena semua ada waktunya," tulis Supriansa.


Pernyataan tersebut mengandung pesan tentang pentingnya menjaga sikap dan memahami bahwa perjalanan politik tidak selalu harus ditempuh melalui persaingan yang saling menjatuhkan.

Setiap orang memiliki kesempatan dan waktunya masing-masing.

"Tak penting mengumbar semut seakan gajah karena pada akhirnya lalatpun bisa membedakan mana sampah - mana bunga," lanjutnya.

Politik Bukan Sekadar Persaingan

Pesan Supriansa juga menyoroti pentingnya kedewasaan dalam menyikapi perbedaan. Politik bukan semata-mata tentang siapa yang lebih tinggi, siapa yang lebih berpengaruh, atau siapa yang berhasil mengalahkan lawan.

Lebih dari itu, sikap, integritas, dan cara seseorang memperlakukan orang lain turut menjadi bagian penting dalam perjalanan politik," jelas Supriansa

Pada akhirnya, jabatan dan kekuasaan memiliki batas waktu. Karena itu, persaingan politik semestinya tetap berjalan dengan menjunjung etika, tanpa harus mengorbankan kehormatan orang lain.

Unggahan Supriansa tersebut menjadi pesan reflektif tentang bagaimana menyikapi dinamika politik secara bijak: tidak perlu terburu-buru menjatuhkan orang lain untuk mencapai posisi yang diinginkan, sebab setiap perjalanan memiliki waktunya sendiri.

Politik boleh dinamis, persaingan boleh terjadi, tetapi etika dan kehormatan tetap harus dijaga,"pungkas Dr Supriansa

(Tim Red)

Komentar0

Type above and press Enter to search.